Dengan perkembangan ekonomi dunia saat ini, kemampuan berbahasa Mandarin menjadi kebutuhan di berbagai aspek, seperti bisnis dan pendidikan. Memiliki kemampuan berbahasa Mandarin dapat memperluas kesempatan untuk belajar (terutama ke Tiongkok), mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, serta mempermudah dalam membangun dan menjalankan bisnis.

Banyak perusahaan yang tidak segan menawarkan gaji lebih, untuk pegawai yang menguasai bahasa ini. Berbanding lurus dengan kebutuhan, minat untuk belajar bahasa Mandarin pun juga ikut meningkat; termasuk dari warga yang non keturunan sekalipun.  Untuk mengukur sejauh mana kemampuan bahasa Inggris seseorang, ada ujian-ujian seperti TOEFL, IELTS, dan TOEIC. Gak cuma bahasa Inggris, bahasa-bahasa lain juga memiliki tes kemampuan bahasanya masing-masing, termasuk bahasa Mandarin. HSK, YCT, dan BCT merupakan versi Cina-nya TOEFL, IELTS, dan TOEIC.

Nah kali ini kita akan membahas tentang macam-macam test ujian mandarin:

  1. Chinese Proficiency Test / Tes Kecakapan Bahasa Cina (HSK)
Tentang HSK | Belajar Seputar Budaya Tionghoa

Chinese Proficiency Test (HSK), tes standar internasional untuk kemampuan berbahasa Mandarin, menilai kemampuan penutur bahasa Mandarin non-native dalam menggunakan bahasa Mandarin dalam kehidupan sehari-hari, akademik, dan profesional mereka. HSK terdiri dari enam tingkatan, yaitu HSK (level I), HSK (level II), HSK (level III), HSK (level IV), HSK (level V), dan HSK (level VI).

Pada tahun 2005, lebih dari 120 negara telah berpartisipasi sebagai penyelenggara HSK dan ujian ini telah dilakukan sekitar 100 juta kali (termasuk oleh calon domestik etnis minoritas). Di luar cina terdapat sekitar 1,9 juta peserta ujian HSK. Hingga saat ini pendaftaran dapat dilakukan secara online ataupun langsung ke pihak penyelenggara.

Rata-rata perguruan tinggi di Cina menetapkan kemampuan bahasa Mandarin pada HSK Level IV atau V sebagai syarat masuk. Hasil tes HSK bisa diambil 3 minggu setelah ujian dilaksanakan.

2. HSK Speaking Test (HSKK) / Tes Berbicara HSK

HSKK ( Hanyu Shuiping Kouyu Kaoshi) adalah tes kemahiran bahasa China, khusus untuk speaking (berbicara).HSKK terdiri dari tiga tingkatan, HSKK (tingkat Primer), HSKK (Tingkat Menengah) dan HSKK (Tingkat Mahir). HSKK dilakukan dalam bentuk rekaman audio. 

3. Youth Chinese Test (YCT) / Tes Bahasa Cina Pemuda

Youth Chinese Test (YCT), tes standar internasional untuk kemahiran bahasa Mandarin, menilai kemampuan siswa sekolah dasar dan menengah. YCT dibagi menjadi tes menulis dan berbicara, yang bersifat independen satu sama lain. Tes menulis terdiri dari empat tingkatan, yaitu YCT (level I), YCT (level II), YCT (level III), dan YCT (level IV). Tes berbicara terdiri dari dua tingkatan, YCT Berbicara (Tingkat Dasar) dan YCT Berbicara (Tingkat Menengah).

Tes ini lebih ditujukan untuk para pelajar asing yang masih duduk di bangku sekolah khususnya SD dan SMP. YCT juga menjadi tolok ukur bagi siswa-siswi yang ingin berpartisipasi dalam ujian HSK. 

4. Business Chinese Test (BCT) / Tes Bahasa Cina Bisnis

Business Chinese Test (BCT), tes berstandar internasional untuk kemahiran bahasa Mandarin, menilai kemampuan penutur bahasa Mandarin non-pribumi untuk menggunakan bahasa Mandarin dalam bisnis nyata atau lingkungan kerja umum.BCT dibagi menjadi tes tertulis dan lisan, yang independen untuk masing-masing lain. Tes menulis terdiri dari dua level yaitu BCT (A) dan BCT (B). BCT (Oral iBT) merupakan Computer Adaptive Test (CAT) dan dilakukan melalui Internet. BCT bisa dibilang merupakan ujian TOEIC untuk bahasa Mandarin. BCT digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Mandarin seseorang dalam lingkup bisnis atau lingkungan kerja.

===

Nah! Bagi kamu yang ingin belajar Mandarin, yuk Cek program-program kita di www.jakartamandarin.com

Comments are disabled.